NOL SATU Weblog

Satu kata dalam perbuatan

KATA ULANG (REDUPLIKASI)

Kata ulang adalah kata yang mengalami proses pengulangan, baik sebagaian maupun seluruhnya.

Berdasarkan sifatnya, kata ulang terbagi atas:

Kata ulang murni

Kata ulang semu

Berdasarkan bentuknya, kata ulang dibagi atas:

kata ulang kata dasar (dwilingga)

kata ulang sebagian (dwipurwa)

kata ulang berubah bunyi (dwilinga salin suara)

kata ulang berimbuhan

KATA ULANG KATA DASAR

  • yaitu perulangan yang terjadi seluruh bentuk kata dasar

CONTOH

obat                  à obat-obat

dokter               à dokter-dokter

bidan                à bidan-bidan

petugas à petugas-petugas

 

KATA ULANG SEBAGIAN

  • yaitu perulangan yang terjadi suku awal kata.

contoh

rumput  à ru-rumput      à rerumput

sama                à sa-sama                   à sesama

luhur                 à lu-luhur                     à leluhur

rata                   à ra-rata                       à rerata           

 

KATA ULANG  BERUBAH BUNYI

  • yaitu perulangan yang terjadi akibat perubahan bunyi vokal atau konsonan
  • ciri-ciri perulangan ini ditandai salah satu dari katanya adalah kata dasar
  • perubahan bunyi atas
    • perubahan vokal
    • perubahan konsonan
  • perubahan bunyi vokal adalah perluangan yang terjadi akibat berubah bunyi vokalnya.
  • Contoh:

gerak    à gerak-gerik

warna    à warna-warni  dll

 

Perubahan bunyi konsonan adalah perluangan yang terjadi akibat berubah bunyi konsonannya.

  • Contoh:

ramah   à ramah-tamah

lauk      à lauk-pauk  dll

 

KATA ULANG BERIMBUHAN

  • yaitu perulangan yang terjadi penambahan imbuhan
  • Contoh:

obat                  à obat-obatan

tusuk                à tertusuk-tusuk

getar                 à getar-gemetar

MAKNA KATA ULANG

  • Menyatakan kumpulan (KBil+KBil)
    • Para perawat memasuki ruangan dua-dua.
    • Bidan itu memberi tiga-tiga tablet pada ibu yang baru melahirkan
  • Menyatakan bermacam-macam (KB+KB+an) diakhir kalimat
    • Dokter muda itu membawa obat-obatan ke ruang praktik.
    • Akhirnya ia mencari daun-daunan demi kesembuhan anaknya.
  • Menyatakan paling (se+KUKS+nya)
    • Mahasiswa itu melompat setinggi-tingginya.
    • Timbunlah barang itu sedalam-dalamnya.
  • Menyatakan makin (KUKS)
    • Camkan dalam-dalam  penjelasan dari dosen.
    • Tutuplah rapat-rapat bajumu agar tidak masuk angin.
  • Menyatakan sifat (ke+KUKB+an)
    • Mahasiswa itu kekanak-kanakan saja melompat pagar.
    • Sejak dari luar negeri kelakuannya kebarat-baratan saja.
  • Menyatakan menyerupai (KUKB+an)
    • Orang itu memasang orang-orangan di kebuhnya.
    • Mobil-mobilan adik terbawa ayah ke kantor
  • Menyatakan tak disengaja
    • Ia batuk-batuk setiap aku melewati rumahnya
    • Mengapa kamu kedip-kedip saat melihatku
  • Menyatakan saling (ber+KUKK+an)
    • Setalah bersalam-salaman mereka pergi ke ruangan lobi
    • Mereka berpeluk-pelukan saat perpisahan terjadi
About these ads

November 9, 2012 - Posted by | Bahasa

Belum ada komentar.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: